Selasa, 05 Agustus 2014

Renungan Dari Ayat Al-Qur'an : Sebab Bertambahnya Ilmu

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
 
وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ

“Bertakwalah kepada Allah, Allah (pasti) memberi ilmu kepada kalian.” [Al-Baqarah: 282]

Barangsiapa yang menghendaki ilmu, hendaknya dia bertakwa kepada Allah Subhânahu wa Ta’âlâ dengan menjalankan segala perintah Allah dan meninggalkan seluruh larangan Allah. Ayat di atas juga menunjukkan bahwa ada sebab-sebab yang bisa menjadikan sebab seorang mendapat tambahan keilmuan. Diantara sebab pokoknya adalah ketakwaan kepada Allah, beramal dengan ilmu, dan ikhlas dalam menuntutnya. Mari kita hiasi kehidupan dengan ketakwaan, dan dapatkanlah berbagai manfaat dan kebaikannya tidak terhingga.

Fb: Dzulqarnain M. Sunusi - dzulqarnain.net
Twitter: @DzulqarnainMS

Allah menyiksamu karena menyalahi sunnah

Perintahkan anakmu sholat

Pahala tanpa modal

Keutamaan meninggalkan sesuatu karena Allah

Renungan ayat al quran : arti dari sebuah pengorbanan

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,

إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ ، وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ ، وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ ، سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ ، إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ .
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang agung. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) ‘Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim.’ Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman” [Ash-Shâffât: 106-111]

Ibadah Qurban, bahkan banyak Ibadah di hari An-Narh dan hari-hari Tasyriq, mengingatkan kita kepada Nabi Ibrahim ‘alaihissalam yang telah mengorbankan segala yang beliau miliki untuk mengabdi kepada Rabbnya. Beliau menyerukan tauhid dan pemurnian ibadah kepada Allah, menghancurkan patung-patung dan peribadahan kepada berhala, mendebat seorang raja yang kafir lagi sewenang-wenang hingga membungkamnya, menasihati kaumnya sehingga beliau di lemparkan ke dalam api yang menyala-nyala, melaksanakan perintah Rabbnya untuk menyembelih buah hatinya yang telah dinanti puluhan tahun… dan sejumlah pengorbanan beliau dalam uraian ayat-ayat Al-Qur`an.
Renungilah makna seorang hamba sejati yang jiwa dan kehidupannya telah dia serahkan kepada hal yang dicintai oleh Penciptanya.
Belajarlah berkorban untuk Allah dan keagungan agama-Nya dengan jiwa dan segala kemampuan.
Fb: Dzulqarnain M. Sunusi - dzulqarnain.net
Twitter: @DzulqarnainMS
Pin BB 5: 764CD30C

Senin, 04 Agustus 2014

Hadist : Allah Azza wa Jalla yang akan mencukupkan

Dalam hadits Qudsi, Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

يَا ابْنَ آدَمَ تَفَرَّغْ لِعِبَادَتِي، أَمْلَأْ صَدْرَكَ غِنًى، وَأَسُدَّ فَقْرَكَ، وَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ، مَلَأْتُ صَدْرَكَ شُغْلًا، وَلَمْ أَسُدَّ فَقْرَك
َ
“Wahai anak Adam, beribadahlah sepenuhnya kepada-Ku, pasti Aku akan memenuhi dadamu dengan kecukupan dan menutupi kefakiranmu. Jika engkau tidak melakukannya, Aku akan memenuhi dadamu dengan kesibukan dan tidak menutupi kefakiranmu.” [Diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzy, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Dikuatkan oleh Al-Albany dalam Ash-Shahîhah no. 1359]
Twitter: @DzulqarnainMS
FB: Dzulqarnain M. Sunusi - dzulqarnain.net